Kediri – Universitas Kadiri secara resmi menutup rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Tahun 2026 dalam suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur. Penutupan ini menjadi momentum refleksi atas proses pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang telah dilaksanakan di berbagai desa.
KUKERTA Universitas Kadiri Tahun 2026 mengusung tema “KKN CINTA DESA: Mewujudkan Masyarakat Cerdas, Inklusif Berkarya, dan Tangguh Menuju Desa Berdaya.” Tema tersebut mencerminkan semangat mahasiswa untuk tidak hanya hadir sebagai peserta kegiatan akademik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut belajar, bekerja sama, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.
Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi
KUKERTA merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat selama perkuliahan sekaligus belajar memahami potensi, karakter, kebutuhan, dan dinamika masyarakat secara langsung.
Selama pelaksanaan KUKERTA, mahasiswa dituntut untuk mampu membangun komunikasi yang baik, bekerja sama dalam tim, menyusun program yang relevan, serta menyesuaikan kegiatan dengan kondisi masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting dalam membentuk mahasiswa yang lebih adaptif, peduli, dan bertanggung jawab.

Cinta Desa sebagai Semangat Pemberdayaan
Melalui semangat CINTA DESA, kegiatan KUKERTA diarahkan untuk mendorong terwujudnya masyarakat yang cerdas, inklusif, kreatif, tangguh, dan berdaya. Berbagai program yang dilaksanakan mahasiswa diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan dan dilanjutkan oleh masyarakat.
Kegiatan pengabdian menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa pembangunan desa membutuhkan kolaborasi, kepedulian, dan partisipasi berbagai pihak. Mahasiswa juga belajar bahwa ilmu pengetahuan akan semakin bermakna ketika mampu diterapkan untuk membantu menyelesaikan persoalan nyata di tengah masyarakat.
Apresiasi untuk Mahasiswa, Dosen Pembimbing, dan Masyarakat
Universitas Kadiri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa peserta KUKERTA, Dosen Pembimbing Lapangan, panitia, pimpinan universitas, pemerintah desa, serta masyarakat yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan.
Dedikasi, kerja keras, dan kolaborasi yang terbangun selama pelaksanaan KUKERTA menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Sambutan dan keterbukaan masyarakat desa juga memberikan ruang belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa.
Kebersamaan yang tercipta selama KUKERTA diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi dapat menjadi dasar untuk membangun hubungan yang lebih berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat.


Apresiasi Kreativitas melalui Lomba Vlog
Sebagai bagian dari rangkaian penutupan, kegiatan juga diisi dengan pengumuman pemenang Lomba Vlog KUKERTA Universitas Kadiri 2026 dan penayangan ulang karya vlog mahasiswa.
Lomba vlog menjadi media kreatif bagi mahasiswa untuk mendokumentasikan perjalanan pengabdian, program kerja, interaksi bersama masyarakat, serta pengalaman yang diperoleh selama berada di lokasi KUKERTA. Melalui karya audiovisual tersebut, mahasiswa tidak hanya mengabadikan kegiatan, tetapi juga menyampaikan cerita pengabdian secara menarik dan inspiratif.



Menjaga Dampak agar Tetap Berkelanjutan
Penutupan KUKERTA bukanlah akhir dari semangat pengabdian. Program, gagasan, dan inovasi yang telah dijalankan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi fondasi bagi kegiatan pemberdayaan berikutnya.
Universitas Kadiri berharap pengalaman KUKERTA dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya kepedulian sosial, kerja sama, pengabdian, dan tanggung jawab sebagai insan akademik.
Semoga seluruh program yang telah dilaksanakan selama KUKERTA Universitas Kadiri 2026 memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan desa serta menjadi pengalaman bermakna bagi mahasiswa dalam perjalanan akademik dan kehidupan bermasyarakat.
